Saturday, February 24, 2018

Mengatasi Volume Sound Kecil di Linux dengan Mudah

Tags

Kucing Tekno - Menggunakan windows memang sudah menjadi kebiasaan sehari-hari karena tampilannya yang menarik dan mudah digunakan. Namun kita tidak bisa mengelak jika diharuskan untuk memegang sistem operasi selain windows tersebut.

Misal menggunakan Linux dengan berbagai macam distronya yang bjsa menjadi alternatif lain untuk menyesuaikan dengan tampilan windows. Sedikit bingung dan karena kurang terbiasa menjadikan Linux dibilang sulit untuk dipakai padahal kalau sudah terbiasa akan mahir juga beradaptasi.

Banyak kelebihan dan kekurangan di sistem operasi Linux yang bisa dibandingkan dengan windows. Salah satu masalah yang muncul ketika saya menggunakan Linux dengan distro Xenialpup adalah suara sound yang terdengar rendah padahal volume sudah saya maksimalkan.

Berbeda dengan di windows volume bisa sangat lantang , hal tersebut saya maklumi mungkin ada driver yang belum terinstal atau kurang cocok.

Setelah kesana kemari akhirnya saya menemukan solusi mengatatasi volume yang rendah di Linux. Sekedar informasi Linux yang saya gunakan Xenialpup 64 bit merupakan salah satu varian Puppy Linux yang mempunyai ukuran ringan namun cukup lengkap , yaitu sekitar 300 MB saja. 

Lanjut ke masalah utama , jika kalian merasa volume di laptop sudah maksimal tapi suara masih rendah buka terminal kemudian ketik Alsamixer. Kebetulan di Linux ini sudah terinstal jadi bisa langsung dipakai.



Setelah terbuka lalu atur volume di Master dan Speaker , untuk berpindah gunakan tombol arah panah kanan dan kiri lalu untuk menambah dan mengurangi volume gunakan panah atas dan bawah.

Atur Speaker dan Master ke maksimal untuk menghasilkan suara yang keras, sesuaikan saja dengan keinginan. Memang tampilan tool ini sangat sederhana dan kamu tidak bisa menggunakan mouse untuk mengaturnya. Sedikit unik memang jika kamu sudah terbiasa dengan klik mouse di windows.

Itulah sedikit informasi mengenai cara mengatasi sound kecil di Linux dengan mudah. Pada artikel selanjutnya saya mungkin akan mencoba pengalaman menggunakan Puppi Linux yang ringan tanpa instal di USB .